Memasuki semester pertama 2026, Dompet Dhuafa Waspada kembali menyerahkan laporan pelaksanaan program kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Utara, Senin (14/9).
Laporan semester I tahun 2026 tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, dan diterima oleh Ketua Baznas Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Mohammad Hatta.
Bagi Dompet Dhuafa Waspada, pelaporan tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban lembaga, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban atas kepercayaan masyarakat yang telah menitipkan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf untuk dikelola serta disalurkan melalui berbagai program.
Ketua Baznas Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Mohammad Hatta, mengapresiasi konsistensi Dompet Dhuafa Waspada dalam menyampaikan laporan secara berkala.
“Kami mengapresiasi Dompet Dhuafa Waspada yang secara konsisten menyampaikan laporan kepada Baznas. Konsistensi dalam pelaporan ini menunjukkan adanya komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat.”
Menurutnya, pelaporan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat. Karena itu, ia berharap konsistensi tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari penguatan tata kelola lembaga zakat di Sumatera Utara.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, menyampaikan bahwa laporan semester I 2026 tidak hanya memuat aspek penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga capaian manfaat yang telah diterima masyarakat melalui berbagai program.
“Pada semester I 2026, Dompet Dhuafa Waspada mencatat sebanyak 29.734 jiwa telah menerima manfaat dari berbagai program yang kami jalankan. Program tersebut mencakup bidang pendidikan dan dakwah, sosial kemanusiaan, ekonomi pemberdayaan, kesehatan, Ramadan, hingga Kurban.”
Ia menjelaskan, capaian tersebut menjadi bagian dari amanah yang terus dijaga Dompet Dhuafa Waspada untuk memastikan dana yang dipercayakan masyarakat dapat memberikan manfaat seluas-luasnya.
“Bagi kami, angka 29.734 jiwa bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi merupakan gambaran dari amanah masyarakat yang telah kami terima dan upayakan untuk disalurkan,” ujar Sulaiman.
Pelaksanaan pelaporan secara berkala juga menjadi momentum bagi Dompet Dhuafa Waspada untuk melihat kembali capaian program sekaligus memastikan setiap intervensi yang dilakukan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.




