Bersama Untuk Sinabung

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

KARO–Pernahkah kita terbayang, menjalani aktifitas setiap hari dengan diliputi perasaan gelisah? Bahkan saat tidur, kita harus terjaga karena kapan saja bias datang gempa yang durasinya lama dibarengi erupsi, serta kolom abu yang seakan raksasa siap menggulung manusia.
Tujuh Tahun Sudah, Sinabung Tak Kunjung Usai. Lagi, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara mengalami erupsi yang cukup besar. Tepatnya Senin, 19 Februari 2018 pagi, pukul 08.53 WIB kemudian kembali erupsi pada hari Minggu 25 Februari 2018 sekitar pukul 20.41 WIB.
Sejak tahun 1600, Gunung Sinabung belum menampakkan letusan yang besar, hingga tahun 2010 letusan membangunkan warga. Setelah itu, letusan kembali terjadi di tahun 2013 yang terus menerus berlanjut hingga tahun 2018.
Guguran material, berupa kerikil, bebatuan, abu vulkanik terus menghujani warga Sinabung. Selain itu lebih dari satu tahun lamanya warga yang tinggal di sekitaran wilayah rawan gunung Sinabung terpaksa harus mengungsi dan tinggal di Hunian Sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Permasalahan hunian bukanlah satu-satunya masalah yang harus dihadapi warga sinabung. Selanjutnya, mereka harus kehilangan mata pencaharian utama mereka yang rata-rata bekerja sebagai petani, ladang serta kebun tempat mereka bekerja telah binasa habis tertutup oleh abu vulkanik gunung Sinabung.
Kehilangan mata pencaharian memutus sumber penghasilan para korban sinabung, subsidi dari pemerintah masih dirasa sulit untuk memenuhi kehidupan mereka, saat ini para ibu hamil serta balita kekurangan logistik untuk memenuhi keperluan makanan bergizi. Melihat kondisi tersebut, Saat ini Tim Dompet Dhuafa Sumatera Utara mengirimkan bantuan sembako, masker serta obat-obatan.
Mari kita ambil peran untuk membawa berkah serta membantu meringankan beban mereka dengan klik donasi. Sekarang dan ajak teman untuk mendukung campaign ini, dukungan anda sangat berarti. 
 
 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Tinggalkan Komentar