Menjelang Idul Adha, masyarakat mulai mencari informasi mengenai tempat berkurban yang aman dan terpercaya. Medan, sebagai ibu kota provinsi Sumatera Utara, menjadi salah satu kota dengan pelaksanaan kurban terbesar setiap tahunnya. Namun di balik semarak kurban di kota, masih banyak wilayah pelosok di kabupaten sekitar yang bahkan tidak mendapat satu ekor pun hewan kurban.
Jika selama ini kurban terpusat di masjid-masjid besar atau lembaga zakat di pusat kota, kini saatnya melirik ke desa-desa yang nyaris tak pernah tersentuh. Berdasarkan data distribusi Dompet Dhuafa Waspada tahun-tahun sebelumnya, beberapa daerah menunjukkan kondisi minim kurban dan sangat membutuhkan perhatian.
Wilayah Minim Kurban yang Butuh Uluran Tangan
Di Kabupaten Langkat, beberapa desa seperti Desa Jaring Halus (Kecamatan Secanggang), Desa Stabat Lama Barat (Kecamatan Wampu), Desa Rengas (Kecamatan Hinai), dan Dusun XIV Parit Dondong (Kecamatan Secanggang), menjadi titik yang jarang sekali tersentuh penyaluran kurban. Mayoritas penduduk bekerja sebagai nelayan dan buruh tani dengan penghasilan terbatas. Infrastruktur yang sulit juga menjadi tantangan tersendiri dalam pendistribusian.
Baca Juga: Tak Sekadar Kurban, Dompet Dhuafa Waspada Tegaskan Pentingnya Quality Control
Sementara di Kabupaten Deli Serdang, wilayah seperti Dusun Segitiga, Desa Bulu Cina (Kecamatan Hamparan Perak), Dusun XX Desa Bandar Klippa dan Dusun 1-3 Desa Saentis (Kecamatan Percut Sei Tuan), serta daerah Medan Krio (Kecamatan Sunggal), juga termasuk kawasan padat penduduk yang belum mendapatkan kurban secara merata.
Tak kalah penting, perhatian juga perlu diarahkan ke komunitas muslim minoritas di Kabupaten Karo, seperti di Desa Rumamis (Kecamatan Barusjahe). Keberadaan mereka yang tersebar dan tidak memiliki sumber daya untuk melaksanakan kurban secara mandiri, menjadikan wilayah ini salah satu yang luput dari perhatian.
Kurban yang Lebih Bermakna
Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga bagaimana menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan. Untuk itulah penting memilih lembaga yang mampu menyalurkan kurban hingga ke daerah pelosok, secara amanah dan profesional.
Sulaiman, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, menjelaskan, “Tahun ini kami fokus mendistribusikan hewan kurban ke daerah-daerah yang minim penerimaan kurban. Beberapa di antaranya adalah wilayah marginal yang sebenarnya tidak jauh dari kota, seperti di beberapa desa dan dusun di Langkat, Deli Serdang, dan Karo. Namun, distribusi kurban di sana tidak merata, sehingga banyak warga yang belum merasakan manfaat kurban secara langsung.”
Baca Juga: Kurban Tak Hanya Tentang Berbagi, Tapi Menjangkau Mereka yang Terlupakan
Ia menambahkan, “Melalui program kurban ini, kami ingin memastikan setiap masyarakat, terutama yang tinggal di daerah terpencil dan marginal, mendapat bagian. Kami mengajak masyarakat untuk menyalurkan kurban melalui Dompet Dhuafa Waspada agar manfaatnya tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh yang paling membutuhkan.”
Dengan jaringan distribusi yang luas dan profesional, Dompet Dhuafa Waspada berkomitmen membawa berkah kurban ke wilayah yang benar-benar membutuhkan.
Informasi mengenai pendaftaran kurban dapat diakses melalui website resmi Dompet Dhuafa Waspada www.ddwaspada.org atau menghubungi langsung kontak layanan kurban 0812-6200-6967. Kurban langsung bisa klik di sini Kurban di sini




