Melihat Perkembangan Satu Tahun Program Kampung Ummat di Desa Bulu Cina

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Satu tahun sudah, program kampung ummat yang berada di desa Bulu Cina, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang ini berjalan.

Program ini merupakan sebuah program pemberdayaan ekonomi dengan pemberian bantuan kambing kepada kelompok ternak yang dianggap berkompeten mengembangkan peternakannya.

Satu orang penerima manfaat diberikan modal empat ekor kambing betina dan satu ekor kambing jantan untuk dikembangbiakkan. Para penerima manfaat juga mendapat pelatihan dan pendampingan berkala selama dua tahun.

Dalam jangka waktu tersebut, jika kambing yang dimiliki penerima manfaat sudah berkembangbiak maka penerima manfaat tersebut menggulirkannya ke calon penerima manfaat baru.

Terhitung sejak Oktober 2021 lalu hingga saat ini, program kampung ummat sudah berjalan selama satu tahun. Dalam jangka waktu tersebut secara keseluruhan masing-masing penerima manfaat mengalami kemajuan.

“Awalnya secara total ada 50 ekor kambing dan berjalan satu tahun terakhir kita coba berkunjung ternyata sudah bertambah jadi 79 ekor,” ucap Dedi selaku ketua kelompok pada program tersebut.

Kemajuan ini memang belum bisa dikatakan satu keberhasilan besar sebab masih berjalan target rentang waktu yang diberikan yakni dua tahun.

Dedi pun mengaku bahwa saat ini ia bersama anggota lainnya sebagai penerima manfaat akan terus berusaha agar bagaimana cita-cita program tersebut bisa terwujud.

“Masih terus usaha gimana biar  kita semua berhasil, kambing-kambingnya bisa berkembangbiak. Satu tahun kedepan ini masih ada waktu mudah-mudahan bisalah kita sampai menggulirkan kembali ke penerima manfaat baru,” ungkap Dedi.

Dari data penerima manfaat, adanya kegagalan seperti hewan yang mati juga tidak dapat ditepis. Meski kecil, namun kematian hewan ternak menjadi catatan kegagalan yang perlu diwaspadai.

Selama menjadi penerima manfaat program kampung ummat, Dedi bersyukur bisa memiliki asset berupa kambing.

“Memang belum sekarang hasilnya dirasakan tapi bersyukur sekali bisa jadi salah satu penerima manfaat, mudah-mudahan bisa saya gulirkan kambing ke yang lain ketika nanti sudah banyak berkembangbiak,” ucap Dedi berharap.

Berhasil tidaknya sebuah program memang tidak terlepas dari bagaimana keseriusan penerima manfaat dalam menjalankan programnya.

Hal ini juga disampaikan oleh oleh Sulaiman selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada yang mengatakan bahwa program serupa sudah pernah berhasil dikarenakan keuletan dan kekompakan kelompok.

“Di desa Jati Utomo, Kec. Binjai Utara salah satunya alhamdulillah berhasil sampai ratusan ekor kambing. Mereka para anggota kelompok kompak, saling merangkul satu sama lain bagaimana bisa berhasil agar bisa cepat menggulirkan kambing ke penerima yang lain,” terang Sulaiman menjelaskan.

Kendati demikian, Sulaiman juga menambahkan bahwa disamping itu pembinaan dan peninjauan tim Dompet Dhuafa Waspada sebagai pembuat program pun memiliki andil yang besar pula.

“Kalau sudah kompak mereka para anggota kelompok maka Dompet Dhuafa Waspada juga semakin lebih serius lagi bagaimana memberikan tawaran solusi atas masalah-masalah yang dihadapi oleh mereka,” ucapnya.

Besar harapan Sulaiman agar bagaimana di desa Bulu Cina ini bisa berhasil juga program kampung ummat sebagaimana keberhasilan di tempat lain yang sudah pernah dijalankan program serupa.

“Tentu kita optimis dan terus mendukung penuh apa-apa yang bisa kita bantu bagaimana bisa berhasil dan berjalan dengan baik program ini agar dampaknya ke masyarakat bisa benar-benar dapat dirasakan,” harapnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Tinggalkan Komentar