Pasca Banjir Sumatera, Kemenag RI Pastikan Seluruh Masjid di Langkat Bisa Difungsikan Pada Bulan Ramadan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Kementerian Agama Republik Indonesia memastikan masjid-masjid di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tetap dapat berfungsi optimal selama bulan suci Ramadan meski wilayah tersebut baru saja terdampak banjir.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan lapangan dan penguatan aktivitas keagamaan di sejumlah masjid, Selasa (13/1).

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais-Binsyar) Kemenag RI, H. Arsad Hidayat, Lc., M.A., bersama Tim Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI.

Turut hadir Kepala Bidang Penais Zakat dan Wakaf Zulfan Efendi serta Kepala Seksi Zakat Wakaf Sari Putra.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapan ibadah masyarakat pascabanjir, Dompet Dhuafa turut hadir dengan menyalurkan 150 Paket Muslim Kit kepada penyintas banjir di Kabupaten Langkat.

Bantuan tersebut diserahkan melalui sejumlah masjid yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Direktur Urais Bina Syariah Kemenag RI, Arsad Hidayat, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam pemulihan sosial dan spiritual masyarakat pascabencana.

“Masjid harus tetap hidup dan menjadi pusat ibadah serta aktivitas keagamaan masyarakat, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Kementerian Agama di Langkat merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan aktivitas keagamaan tetap berjalan dengan baik.

“Kami ingin memastikan masjid-masjid di daerah terdampak banjir tetap aktif dan mampu melayani kebutuhan umat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Dompet Dhuafa menyalurkan 150 Paket Muslim Kit yang berisi mukena, sarung, dan sajadah. Bantuan disalurkan di antaranya di Masjid Nurul Qomar Sawit Seberang, Masjid Nurul Hikmah Tanjung Pura, dan Masjid Nurul Ikhwana Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Dompet Dhuafa terhadap penguatan aktivitas ibadah masyarakat pascabencana.

“Menjelang Ramadan, kami ingin memastikan penyintas banjir tetap memiliki perlengkapan ibadah yang layak,” ujarnya.

Menurut Sulaiman, Dompet Dhuafa terus berkomitmen mendampingi masyarakat terdampak bencana melalui bantuan kemanusiaan dan keagamaan.

“Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menguatkan semangat mereka dalam menyambut Ramadan,” katanya.

Selain Dompet Dhuafa, Kementerian Agama RI melalui jajaran terkait juga menyalurkan bantuan sesuai dengan program masing-masing sebagai bagian dari upaya pemulihan dan penguatan fungsi masjid di Kabupaten Langkat pascabanjir.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Tinggalkan Komentar