Proses belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Langkat kembali berjalan normal setelah banjir besar melanda wilayah tersebut pada akhir tahun lalu. Namun, bencana itu menyisakan kerusakan pada berbagai fasilitas sekolah. Meja belajar, kursi, lemari, hingga papan tulis yang sempat terendam banjir banyak yang rusak dan tidak lagi layak digunakan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan sektor pendidikan, Dompet Dhuafa Waspada bersama Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) menyalurkan bantuan mobiler kepada tiga sekolah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Bantuan disalurkan kepada Yayasan Nurul Huda di Dusun Serbaguna, Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, MIS Nurul Hasanah di Dusun II, Desa Paya Bengkuang, Kecamatan Gebang, serta MAS Yaspend Muslim di Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi 120 set meja siswa, 17 set meja guru, serta 6 papan tulis.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Waspada Salurkan RUMTARA Bagi Warga Terdampak Banjir di Tapsel
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu sekolah-sekolah yang masih berbenah setelah terdampak banjir.
“Bencana mungkin telah berlalu, tetapi dampaknya masih dirasakan hingga hari ini. Banyak fasilitas belajar yang rusak akibat terendam banjir sehingga mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar. Melalui kolaborasi bersama Ikatan Pegawai Bank Indonesia, kami ingin membantu sekolah-sekolah agar dapat kembali memberikan layanan pendidikan yang lebih baik bagi para siswanya,” ujar Sulaiman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada IPEBI yang telah mempercayakan penyaluran bantuan melalui Dompet Dhuafa Waspada.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Kami berharap kolaborasi kebaikan ini tidak hanya membantu memulihkan fasilitas sekolah, tetapi juga mengembalikan semangat belajar para siswa. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.”
Kepala Sekolah MIS Nurul Hasanah, Abdul Rahman, S.Pd.I, mengaku bantuan tersebut sangat membantu sekolah yang masih melakukan pemulihan pascabanjir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ikatan Pegawai Bank Indonesia dan Dompet Dhuafa Waspada atas perhatian dan kepeduliannya. Setelah banjir, banyak fasilitas belajar kami yang rusak sehingga bantuan ini benar-benar kami butuhkan. Insya Allah akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang proses belajar mengajar,” ujarnya.

Ungkapan syukur juga disampaikan Kepala Sekolah Yayasan Nurul Huda, Harun, S.Pd.I.
“Alhamdulillah, bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan para donatur dengan keberkahan dan menjadikannya amal jariyah yang terus mengalir.”
Sementara itu, Kepala Sekolah MAS Yaspend Muslim, Musbita, S.Ag, berharap sinergi kepedulian terhadap dunia pendidikan dapat terus berlanjut.
“Meja, kursi, dan papan tulis yang kami terima akan sangat membantu menggantikan fasilitas yang rusak akibat banjir. Kami berharap semakin banyak sekolah yang mendapatkan perhatian sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih nyaman,” tutupnya.




